menggabungkan linux ubuntu dan slackware menjadi satu

0

Akhirnya.. setelah melakukan percobaan-percobaan bodoh.. (he he), aku berhasil menggabungkan linux ubuntu studio 7.10 dengan slackware 12
Apa tujuannya?
Iseng aja....
Eh, ga ding... sebenernya karena saya capek mendownload aplikasi2 untuk slackware, enaknya ubuntu kan sudah ada dvd repository, jadi kita dengan mudah bisa menginstallnya, hanya saja saya suka slackware karena ringan walaupun menggunakan kde, sedangkan ubuntu asiknya adalah kelengkapan repositorynya, trus pikir2 gimana cara memasukkan aplikasi2 ubuntu ke dalam slackware..?

Prinsipnya sangat sederhana, yaitu aplikasi2 yang ada di linux yang aku install, aku copy ke partisi kosong, setelah itu diinstall slackware di partisi tersebut
Sebenarnya di sini adalah kelebihan dari slackware, yaitu bisa menginstal slackware di partisi yang tidak kosong, hanya saja bila ngawur, maka settingan linux akan kacau, seperti yang saya alami... dasar saya saja newbie yang sok2an, he he....

Di sini butuh harddisk yang cukup memadai untuk diinstal minimal 2 linux, yaitu linux ubuntu dan linux slackware.
Untuk gampangnya, kita bagi 3 partisi
partisi 1 untuk slackware
partisi 2 untuk ubuntu atau apapun
partisi 3 untuk swap

Pertama instal linux ubuntu atau apapun di partisi 2, lengkapi dengan aplikasi2 yang kita inginkan.
Sesudah merasa cukup aplikasi2nya, maka kita siap ke langkah berikutnya

Copy folder /usr dari partisi 2 ke partisi 1 yang masih kosong
Install slackware di partisi tersebut

Setelah slackware selesai diinstal, kita masuk ke linux slackware, kita coba aplikasi2nya, aplikasi2 dari partisi 2 otomatis akan masuk ke slackware kita, hanya saja mungkin ada beberapa aplikasi yang ga jalan, biasanya karena ada file library yang tidak lengkap.
Untuk mencobanya, misalnya aplikasi inkscape tidak bisa jalan,
ketik 'inkscape' di konsole, maka akan terlihat ada library yang tidak tersedia, cari library tersebut di partisi 2, copy saja library-nya ke partisi 1 tempat slackware kita. Di sini gampangnya saya copy paste semua library
dari folder /lib di partisi 2
ke folder /lib di partisi 1 slackware,
tapi jangan replace library yang ada, skip all file yang sudah ada di folder /lib partisi 1 slackware

DJangan lupa install grub di partisi 1, soalnya bawaan slackware adalah lilo, kadang lilo tidak kompatibel
Install grub, jalankan 'grubconfig' dari konsol, atur sajalah...
Setting grub ada di folder /boot/grub/menu.lst

Di sini karena pake ubuntu di partisi 2, ambil sebagian settingan dari grub-nya ubuntu, kita taruh di grub-nya slackware

Selesai... alhamdulillah...

Mungkin buat para jagoan linux, cara ini sangat konyol, karena bakal bikin sampah-sampah file, tapi efektif buat newbie seperti saya
O ya,... linux ini kemudian saya beri nama "SLACKBUNTU" he he...
bebas aja kan kasi nama?

O ya, sebenernya prakteknya saya menggabungan
ubuntustudio, kubuntu, zencafe dan slackware
Settingannya lebih rumit
Install ubuntustudio di partisi2, kubuntu di partisi 3,
terus install zencafe di partisi 1,
Timpa folder /usr di partisi 1, dari ubuntustudio dan kubuntu
Setelah itu zencafe-nya pasti hancur... he he
Setelah install slackware di partisi 1, trus diatur supaya
login masuk kdm, setting di file etc/rc.d/rc.4
Buat kdm jadi prioritas awal, atau hapus setting gdm
Jangan lupa ambil file2 yg dibutuhkan dari partisi linux lain
bila ada aplikasi yang ga jalan, terutama folder /lib

Prinsip di sini sebenernya bisa saja kita menggabungkan aplikasi2 lain
dari berbagai linux, yang penting copy folder /usr
dari berbagai linux ke partisi kosong,
setelah itu partisi kosong kita install slackware
Jangan lupa mengcopy file2 yg dibutuhkan dari partisi linux yang lain
terutama folder /lib
sridivacatering
madxxx

Comments

Comment viewing options

Select your preferred way to display the comments and click "Save settings" to activate your changes.

SlackBuntu: Hebat, euy...

He.. bagus juga nih, konsepnya...

Itu bisa untuk semua distro Linux, atau hanya Slackware saja? Mengapa Slackware bisa seperti itu?

slackbuntu

Sebenernya ga tau juga sih..
Hanya saja setahu saya untuk menginstal linux kebanyakan butuh memformat partisi, sedangkan slackware karena instalasinya memakai text-mode gui, tidak harus memformat makanya lebih mudah dipraktekkan
Asal kita bisa instal linux tanpa memformat partisi secara teori bisa saja, yang penting kita harus paham,
aplikasi2 linux dan berbagai library berada di folder /usr
library dasar di folder /lib

tambahan
settingan aplikasi di folder /var --kadang dibutuhkan dicopy sebagian, hati-hati ngaturnya
settingan linux di folder /etc --hati2 ngaturnya
settingan boot di folder /boot

sebenernya saya juga newbie, cuman pengen cari cara mudah saja supaya aplikasi2 linux bisa lengkap

fs: madxxx@hotpop.com
ym: rachmad2000@yahoo.com
http://madxxx.wordpress.com
http://madxxx.uni.cc

Hmmm

ide menggabungkan itu emang rada nyleneh, and sebenarnya cenderung ngaco ---btw, who care---
kalau bisa, saya sih cuman saran. partisi yang dibuat jangan 3 .... bikin partisi 7,
1. root slackware
2. root ubuntu
3. /usr
4. /var
5. /tmp
6. swap
7. /opt

nah kalau sudah silakan install software masing masing ... maka ngak usah pake copy-copy antar partisi ...
cuman tetep aja cara ini tidak bagus.

SlackBuntu?

@adunz
Gue setuju banget. Mencampur dua/lebih distro dalam satu partisi emang ngawur.
BTW, udah coba install aplikasi baru gak?

Gue rasa, masalh akan muncul saat itu. install, deinstal, dan reinstall apps.
Semua setting akan memakai setting default. Kan dua-duanya beda dalam struktur, konfigurasi dan filosofi.

BTW, whos care?
Many way to one thing, but doing smart is better for life. Dont wasting time!
======================================================
I am Ubuntuer and GNOME Fans, are you?
www.lombokmedia.web.id | www.linuxindo.web.id

slackbuntu intinya tetap slackware

Intinya disini emang mencoba memasukkan aplikasi2 ubuntu atau distro mana aja ke dalam slackware. Emang ada beberapa aplikasi ubuntu dan kubuntu yang ga jalan di "slackbuntu" gue, seperti aplikasi installernya ubuntu, cuman gw belon nyoba masukin software versi ubuntu ke slackbuntu, cuman kalo install .tgz-nya slackware ga masalah, lancar2 aja, bgitu juga install versi source-code.
Intinya.. slackbuntu adalah slackware yang gue "paksa" masukin ubuntu ke dalamnya... he he..
Lagian slackware buat installer-nya ada kpackage-nya KDE, bisa ngenalin file2 ubuntu dan slackware.

fs: madxxx@hotpop.com
ym: rachmad2000@yahoo.com
madxxx.wordpress.com