hadi sumarsono's blog

Tepat-kah Time Server & Client di-Waroeng-ku ?

0

Waktu adalah penting bagi Server, hal tsb terasa sekali
mengingat tiap kali ada kejadian aneh/ ada problem maka
tiap kali kita harus tengok ke log file.

Dan mau tak mau semua log jelas ditandai berdasarkan waktu-nya,
toh kita perlu men-cocok-kan apa saja yang sudah kita kerjakan
saat kejadian berlangsung sehingga analisis akan mendekati
sasaran (kalo memang tidak bisa dikatakan tepat !).... dan
menyelesaikan problem yang ada.

Dus, untuk keperluan ini Server-ku butuh di-sinkron-kan
clock-nya dengan Time Server Dunia. Caranya ...?
Tadinya sih pusing setelah baca2 manual-nya NTP, nggak mudeng

Squid Konfigurasi Baru ...... ?8)

0

Assalamu 'alaykum.

Jumpa lagi dgn-ku, newbie ing Linux dr Pemalang. Kali ini cerita-nya neruskan setting konfigurasi baru di Squid. Ehm , hal ini kurasa penting karena banyak fasilitas yg perlu ditambahkan untuk meng-optimal-kan Squid.

Oke, setelah lama utak-atik, malah kadang "jebol" juga ACL nya, tapi oke inilah hasilnya.
Alhamdulillah, Squid-ku sekarang sdh bisa
1. Blok pornografi (walau tdk sepenuhnya, sebab situs porno terlalu banyak sih .......?8(
2. Bisa bedakan "speed" antara akses situs dgn akses download, lumayan penting nih (drpd diteriakin sama pengguna, karena nggak bisa konek-konek sedang pengguna lainnya asyik aja dgn downloadnya .....?8)

Layanan IRC di Slackware 10.0

0

Assalamu'alaykum,

Sambung lagi blog-ku yang newbie ing Linux.....?8)

Untuk yang ke-4 ini, ceritaku berkisar tentang setting
layanan irc di Slackware 10.0
Sungguhpun ini cerita newbie tapi betul-betul bikin
pusing kepala-ku nih sampe dua minggu.

Dulu aku sdh setting dgn firewall-nya arno's.....
dan konek ke irc sukses, lalu kuganti firewall pake
rc.firewall project dan konek ke irc juga sukses ...
nah sayangnya aku nggak "catat" perubahan settingnya !!!

Sebulan kemarin aku install ulang Slackware 10.0
(maklum newbie, pusing cari jalan keluar yg nggak
ketemu-ketemu, ya install ulang aja deh ?8(....)

Install Squid dan Firewall

0

Oke, ini aku Hadi Sumarsono, Slackware 10.0, Comal-Pemalang.

Melanjutkan cerita Warung-ku yang kecil di sub-kota "kecil".
Kali ini install squid dan firewall.
Sebenarnya tidak ada yang sulit untuk lakukan hal ini, hanya
cukup download sebentar lalu install.

Untuk squid, download versi 2.5stable10
dari www.linuxpackages.net (squid2.5stable10-i486-1maew.tgz)
Untuk firewall, download versi 2.0rc9
dari projectfiles.com/firewall (firewall_install.sh)
Semuanya aku cari yang simple aja, biar tidak rumit perawatannya.

Karena squid sdh bentuk tgz maka tinggal ketikkan perintah:
#installpkg squid2.5stable10-i486-1maew.tgz

Instalasi Samba di Slackware10.0

0

*Setup Samba di Warung_ku*
[Hadi Sumarsono, Slackware10, 0813-28715452, Comal-Pemalang]

Saat ini aku masih menggunakan dual-boot, Win2k & Slack10, maklum
masih newbie (disamping ada beberapa kesulitan yang memang "harus"
dipecahkan untuk berhasil menjadi Linuxer ..... ?:)

Oke, karena 4 client masih menggunakan Win98 sebagai Sis_Ops-nya
maka mau-tdk-mau aku harus sediakan Samba tuk berbagi file dan
printer. Untuk printer sendiri sudah selesai setting dengan driver
dari Epson sendiri (lihat blog-ku sebelumnya), tinggal berbagi saja
dengan client...

Sudah baca-baca manual & mini howto Samba, banyak sekali parameter-

"Instalasi Driver Printer Epson Photo R210 pada Slackware Linux 10.0"

0

Umumnya pengguna Linux, bila dibandingkan dengan MS-Windows, akan menemukan kesulitan untuk meng-install hardware / peripheral tertentu. Hal ini mengingat dukungan vendor yang masih minim terhadap driver OS-Linux, terlebih lagi bila dilihat dari perangkat lunak komersialnya. Salah satu ganjalan "sulit" di Linux adalah driver printer, terutama untuk penggunaan graphics/photo. Dalam tulisan ini, penyusun akan menuliskan tutorial singkat tentang instalasi driver printer Epson Photo R210 (sayang lho kalau kemampuannya tidak di-optimalkan).

Saat kita melakukan instalasi Slackware 10.0, dengan opsi full-install atau menu-install (default), maka Cups dan Gimp-Print akan tersedia sebagai driver printer graphics/photo. Tetapi kedua driver tersebut tidak optimal untuk Epson Photo R210. Beberapa catatan penyusun adalah sbb:

Awal yang sulit jadi Linuxer ......

0

Ehm ini blog pertama-ku, walau sudah lama men-jajal Linux dengan berbagai distro.

Dimulai dari Pebruari 2004 dengan si Topi Merah, Red Hat 9. Wah-wah ternyata Linux yang satu ini kelas berat. Kelas server dipasang di PC "lawas", mana tahan ???
Hardware req. nya saja sudah mematikan niatku untuk men-jajal semua kemampuannya.
Pc-ku hanya Celeron 667Mhz, RAM 96Mb dan HDD 6Gb.......... tapi tancap gas saja-lah. Sambil lihat-lihat dunia Linux untuk pertama kali. Ternyata gak kalah sama MS-Windows.

Gimana ini, si Topi Merah rupanya terlalu banyak service, yang aku sendiri sebagai "newbie" gak tahu cara mematikannya :( Oke-oke aku cari Distro lain. Kali lain aku coba Slackware 9.1 Wow, dunia gelap tanpa bintang, layaknya zaman DOS dulu. AlhamdulilLah dulu pernah jajal DOS sampai bosan, jadinya gak takut dengan kegelapan layar "text".

Syndicate content